Llosa, Pemenang Nobel Sastra 2010

Posted on October 8, 2010 by

0



taken from guardian.co.uk

STOCKHOLM – Hadiah Nobel bidang sastra tahun ini jatuh kepada Mario Vargas Llosa. Ia adalah novelis kelahiran Peru yang kini menjadi warga negara Spanyol.

Pria yang lahir pada 1936 di Arequipa, Peru, ini mulai menerbitkan novel pertamanya, The Time of the Hero, 47 tahun lalu. Novel-novel lainnya yang cukup dikenal adalah Conversation in the Cathedral (1969), Aunt Julia and the Scriptwriter (1977), dan The Feast of the Goat (2000).

Llosa muncul di awal kebangkitan sastra Amerika Latin. Bahkan novel pertamanya disebut-sebut ikut memicu kebangkitan tersebut bersama pengarang Meksiko Carlos Fuentes dan novelis Kolombia Gabriel García Márquez.

Karier menulisnya dari profesi wartawan kriminal harian La Crónica yang terbit di Ibu Kota Lima, Saat itu ia baru berusia 15 tahun. Ia banyak menulis novel, cerita pendek, dan drama, namun yang membuatnya terkenal adalah sepak terjangnya di dunia politik.

Saking aktifnya menyokong pemerintahan Fernando Belaúnde Terry dari 1980 hingga 1985, ia sempat dipinang jadi perdana menteri pada 1984. Llosa menolaknya.

Pada 1987 ia mulai bersolo karier dalam politik, bahkan tiga tahun kemudian ia maju jadi kandidat presiden sebelum akhirnya dikalahkan Alberto Fujimori. Ancaman pembunuhan dan teror membuatnya hijrah ke Spanyol pada 1993.

Pengalaman itulah yang membuat karyanya kental dengan tema-tema politik. Namun kritikus menilai aktivitas politiknya justru mencederai karya sastranya. “Dia novelis hebat, tapi politikus yang buruk,” kata Richard Gott, pengarang biografi Presiden Venezuela Hugo Chávez. “Terutama karena dia setuju dengan sepak terjang Amerika Serikat di Amerika Latin.”

Meski begitu Akademi Swedia menilai Nobel pantas dianugerahkan kepadanya karena karya Llosa kaya akan pemetaan struktur kekuasaan dan gambarannya yang tajam tentang perlawanan dan pemberontakan individu yang menjadi tokoh-tokoh tulisannya.

Advertisements
Posted in: penulis buku