Pemenang Unggulan Sayembara Novel DKJ 2010

Posted on January 18, 2011 by

2



Lampuki karya Henry Tedja, salah satu pemenang unggulan Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta 2010

Dewan Juri Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta 2010 memilih empat pemenang unggulan. Keempat judul novel tersebut adalah Persiden karya Wisran Hadi, Lampuki Arafat Nur Jatisaba karya Ramaida Akmal, dan Memoar ALang-Alang oleh Endri Teja

Juri A.S. Laksana menjelaskan, munculnya empat pemenang unggulan tersebut karena tak ada yang bisa terpilih menjadi pemenang utama. “Ada kelebihan dan kekurangan pada masing-masing novel sehingga tak memungkinkan kami menetapkan salah satunya menjadi pemenang utama,” kata A.S. Laksana.

Dari 254 naskah yang masuk, juri Sapardi Djoko Damono, Anton Kurnia, dan A.S. Laksana menilai selama tiga bulan. Naskah diserahkan kepada juri tanpa mencantumkan nama penulisnya agar tak ada bias dalam penilaian.

Menurut Laksana, ada keberagaman tema dalam naskah novel yang disertakan dalam sayembara. “Namun sebagian besar naskah menunjukkan miskinnya strategi literer yang digunakan untuk membangun cerita.”

Bahkan, menurut dewan juri, ada kecenderungan luas untuk menjadikan sebuah karya sebagai kendaraan pengangkut dakwah. Sehingga terasa bahwa para penulis hanya menunggangi cerita setiap karakter di dalamnya untuk kepentingan sendiri, yakni menyampaikan petuah dan ajaran.

Advertisements
Posted in: berita buku