Pengisap Darah Ala John Grisham

Posted on February 18, 2011 by

1



[by Elsa Maran] Apa yang terjadi jika John Grisham, novelis bestseller spesialis kisah thriller dan suspense, menulis novel remaja? Grisham menciptakan remaja berusia 13 tahun bernama Theodore ”Theo” Boone.

Theo bukan penyihir dan tidak setengah dewa. Ia juga bukan vampir, melainkan seorang pengacara – meski profesi ini di negeri kelahiran Grisham, Amerika Serikat, sering digolongkan juga sebagai makhluk pengisap darah.

Lahir dari ayah pengacara real estate dan ibu pengacara perceraian, Theo punya minat dan pengetahuan besar soal hukum, terutama tentang hukum pidana. Dia lebih tahu seluk-beluk hukum ketimbang orang dewasa kebanyakan. Ia lebih memilih berjam-jam mengikuti persidangan daripada bermain basket atau skateboard. Theo juga memberi konsultasi gratis kepada teman-temannya yang bingung menghadapi masalah hukum.

Suatu hari di Strattenburg, kota tempat tinggalnya, dihebohkan pembunuhan seorang perempuan di kompleks perumahan mewah. Kasus pembunuhan itu membuat penduduk kota penasaran sehingga memadati persidangan terdakwanya yang tak lain dari suami korban itu sendiri.

Theo juga mengikuti proses pengadilan itu, namun bedanya ia bertemu dengan saksi yang punya informasi yang menggagalkan kemungkinan vonis bebas si terdakwa. Masalahnya, orang itu tidak mau bersaksi.
Kisah Theo yang berupaya membujuk saksi kunci bicara di persidangan ini adalah pertama kalinya Grisham menulis novel untuk remaja. Demi meyakinkan diri novelnya bisa dipahami pembaca muda, Grisham membacakan dua bab pertama Theodore Boone, Kid Lawyer (versi terjemahan Gramedia Pustaka Utama diberi judul Theodore Boone, Pengacara Cilik) kepada anak-anak di sekolah putrinya untuk mendapatkan umpan balik.

“Saya ingin tahu apakah saya bisa menulis buat pembaca muda,” kata penulis novel laris yang diangkat ke layar lebar seperti The Firm, Runaway Jury, dan The Pelican Brief ini. Grisham berharap novelnya ini bisa memberi nutrisi tambahan soal hukum kepada remaja.

Ternyata Grisham memang bisa. Novel Theodore Boone ini dipuji antara lain oleh Karen MacPherson, pustakawan di Takoma Park Library, Maryland, Amerika Serikat, karena di dalamnya Grisham berhasil menerangkan prosedur hukum yang dengan mudah dipahami pembaca muda.

Dalam Theodore Boone, Grisham sukses meramu seluk-beluk kehidupan remaja dengan pengetahuan dasar hukum pidana Amerika Serikat tanpa membuat kening berkerut. Dialog-dialog yang cerdas dan jenaka mewarnai novel ini. Karakter-karakternyajuga membuat cerita semakin hidup.

Namun bagi penggemar karya-karya Grisham sebelumnya, buku ini hanya menjadi sekedar ”selingan” saja. Intensitas thriller khas Grisham tak akan ditemui dalam buku ini. Akan tetapi buat mereka yang belum pernah mencicipi karya Grisham, Theodore Boone bisa jadi hidangan pembuka yang menggugah selera.

Judul: Theodore Boone: Kid Lawyer (Theodore Boone, Pengacara Cilik)
Pengarang: John Grisham
Tebal: 272 halaman
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, September 2010

***

Ingin tahu lebih banyak tentang Theodore Boone? Cek TheodoreBoone.com dan temukan suasana kantor Theo, denah ruang sidang, penggalan kitab undang-undang, dan formulir complaints di mana kita bisa menggiring seseorang ke persidangan.

Advertisements
Posted in: bedah buku